Jumat, 17 April 2020


JADIKAN PENA UNTUK BERJUANG DAN MENANG

GURU MENULIS DAN BERPRESTASI
Sigit Suryono, M.Pd.


Lahir di Sleman, 20 Nopember 1976, saat ini mengajar di SMP N 1 Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Dari CV beliau dapat kita lihat beliau adalah manusia enerjik. Selain tugas pokokbya sebagai guru IPA, beliau aktif di Sembilan kegiatan, dan semuanya pada posisi core. Gimana bagi waktunya ya?

Prestasi lomba yang telah diraih? Jangan ditanya. Ada delapan belas prestasi yang rata-rata tingkat nasional. Perlu lemari khusus dong Pak dirumah.

Semua prestasi itu bukan seperti kopi sachet yang tinggal tuang air panas siap dihidangkan. Beliau memulai dari tahun 2006. Sperti kata alm. Meggy Z, “jatuh bangun aku mengerjarmu…”. Seorang bayi tidak bisa berjalan tanpa didahului merangkak. Usain Bolt tidak mungkin menjadi pelari tercepat sedunia tanpa latihan yang keras, jatuh bangun, kalah, kalah dan kalah. Tetapi tidak menyerah.

Yang harus dipersiapkan adalah 1) Mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya karya yang akan kita ikut lombkan (kecuali masih tahap awal karena hanya ingin mencoba berhasil/tidak ya gagal/tidak), 2) Karya yang kita ikutkan dalam lomba bukan karya yang instan artinya karya yang kita buat tidak maksimal karena hanya membuat karya saat akan ada lomba, namun siapkanlah karya yang dibuat itu jauh hari bahkan mungkin 1 tahun pengerjaan yang di dalamnya ada jiwa dan ruh kita, semangat kita. 3) Jika kita lolos ke nasional perlu di lihat kembali apasih yang akan dinilai saat kita mengikuti lomba tersebut, apakah karyanya ataukah presentasinya (hal ini sangat penting saat kita mengikuti suatu lomba), 4) Siapkan diri, pribadi, mental dan juga fokus pada lomba, 5) saat presentasi lomba fokus pada materi yang akan kita sampaikan, jangan sampai keluar dan menyimpang dari presentasi yang kita siapkan karena akan banyak memakan waktu.

Apa yang harus kita persiapkan untuk mengikuti lomba Guru Berprestasi? Beliau memberikan arahan :

1.  Cermati isi dari pedoman tersebut berkaitan dengan proses penilaian dari tingkat Kabupaten, Tingkat propinsi, dan tingkat Nasional.

2.   Buat portofolio 8 tahun terakhir sesuai dengan ketentuan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi. (kumpulkan semua karya yang sudah kita buat selama 8 tahun terakhir, untuk bukti fisik berupa Surat tugas, piagam, dll, diligalisir oleh atasan langsung) misal undangan, catatan singkat/ laporan singkat setiap kegiatan yang saya ikuti, foto, video dan dokumentasi, piagam dan sertifikat yang lain selama 8 tahun tersebut memudahkan untuk menyusun portofolio.

3.  Persiapkan naskah inovatif dan sesuaikan cara penulisannya sesuai dengan kaidah penulisan masing-masing karya. Tampilkan karya inovasi terbaik yang kita miliki dan selalu memperhatikan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. (karya bisa berupa PTK, best practice, maupun penelitian yang lainnya seperti penelitian eksperimen, penelitian R&D, dll) jangan lupa buat presentasinya menggunakan media presentasi yang kita kuasai.

4.    Buat makalah evaluasi diri mengapa saya layak sebagai guru berprestasi dengan tema dan tata penulisan sesuai dengan ketentuan pedoman guru berprestasi. jika dalam pedoman tidak ada makalah evaluasi diri maka makalah ini tidak perlu dibuat

5.  Persiapkan video pembelajaran untuk satu tatap muka yang mencerminkan proses pembelajaran yang benar sesuai dengan rpp yang kita buat.

Kegiatan penilaian Gupres pada dasarnya sama mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional. Yang kita perlukan adalah penguasaan karya kita dan linearitas antara pertanyaan juri dengan jawaban kita. Minimalisir ‘noise’ yang mengganggu presentasi kita.

Mungkin di tingkat kabupaten, penilaian juri berbeda-beda. Ada penilaian tentang strata pendidikan kita, ada yang menekankan best pactice, tetapi intinya sama yaitu kita menunjukkan portofolio mendidik kita.

Terakhir, walaupun kita maju lomba Gupres sendirian, tetaplah berkoordinasi dengan atasan, Nyuwun sewu disik untuk mendapatkan surat tugas. Berkolaborasilah dengan rekan sejawat. Mustahil kita bisa mengumpulkan dan mengisi portofolio sedemikian banyak tanpa bantuan teman-teman di dunia nyata maupun dunia maya.

Gupres adalah salah satu wahana aktualisasi kompetensi dan apresiasi terhadap kemauan dan kemampuan sendiri.

JKT, 17/04/20

1 komentar:

  1. jadikan pena untuk berjuang dan menang, sebuah judul yg menarik hati untuk berprestasi

    BalasHapus